Sore hari di Montpellier, Perancis. Udara sangat dingin di luar. Saya terburu-buru membuka pintu rumah meletakkan mantel dan jaket, berjalan menuju kamar mandi melewati karpet dan tangan saya menyentuh knop pintu, BZZZ !! Fenomena ini disebut dengan kejutan listrik statis.
Apa itu listrik statis ? Untuk dapat memahami fenomena ini, maka kita hendaknya kembali ke bangku sekolah dan mencoba memahami secara kimia dan fisika, lebih tepatnya tentang sifat materi (the nature of matter).
Segala sesuatu yang kita lihat terdiri dari unsur-unsur terkecil yang kita sebut atom. Atom terbuat dari 3 bagian yang lebih kecil yaitu proton, elektron dan neutron. Masing-masing berbeda satu sama lain dalam beberapa hal. Satu hal yang paling menonjol dalam perbedaan mereka adalah muatan yang dikandung. Proton memiliki muatan positif (+), elektron memiliki muatan negatif (-) sedangkan neutron bersifat netral (tanpa muatan).
Biasanya, atom memiliki elektron dan proton dalam jumlah yang sama. Dan ini disebut bahwa atom tersebut netral alias tidak memiliki muatan. Bayangkan jika kita menggosok atom-atom tersebut, elektron dapat berpindah dari satu atom ke yang lainnya. Beberapa atom mendapatkan elektron tambahan. Mereka memiliki muatan negatif. Atom lain kemudian kehilangan elektron, sehingga mereka memiliki muatan positif. Pergesekan dan perubahan muatan ini yang kemudian disebut listrik statis.
Jika dua benda memiliki muatan yang berbeda, mereka tarik menarik satu sama lain. Jika dua benda memiliki muatan yang sama, mereka tolak menolak satu sama lain.
Jadi kenapa ketika saya mengalami kejutan listrik statis seperti saya ungkapkan di atas ? Secara sederhana dapat dijelaskan bahwa ketika saya berjalan melewati karpet, elektron bergerak dan berpindah dari karpet ke saya (tubuh manusia bermuatan positif) karena pergesekan dan saya memiliki elektron tambahan (muatan negatif). Ketika saya menyentuh knop pintu dari besi, BZZ ! Elektron berpindah dari saya menuju knop dan tentu saja saya mendapatkan feed-back berupa kejutan.
Hal tersebut berlaku sama untuk mereka yang memakai topi atau tidur dengan menutup kepala menggunakan selimut lalu pada pagi hari rambut berdiri. Karena, elektron berpindah dari topi dan selimut menuju rambut.
Kemudian, kenapa kita jarang merasakan listrik statis selama musim panas ? Listrik statis boleh dibilang seperti dimanjakan ketika musim dingin ketika udara sangat kering. Selama ini pemahaman awam kita adalah ketika musim dingin, bersalju maka udara lebih lembab. Tidak. Selama musim dingin, suhu yang dingin tercipta karena udara yang kering. Selama musim panas, udara lebih lembab. Air yang berada di udara mengambil elektron lebih cepat daripada kita, sehingga kita tidak dapat membangun muatan statis di tubuh.
Muatan statis kecil seperti yang kita alami via topi atau karpet tidak berbahaya mengingat tegangan yang dihasilkan tidak begitu besar. Namun, dalam rutinitas, dapat sedikit banyak mengganggu.
Berikut beberapa tips yang dapat kita lakukan untuk menghindari kejutan listrik statis :
- Meningkatkan kelembaban di rumah atau tempat kerja dengan menggunakan humidifier.
- Memakai pakaian dengan bahan serat alami. Serat sintetis lebih mudah menyerap muatan statis.
- Jika kulit kita terlalu kering, cobalah untuk menggunakan pelembab anti-statis. Biasanya dijual juga di beberapa toko elektronik atau apotik.
- Di dalam rumah, jika memungkinkan berjalan tanpa alas kaki. Hal ini akan mengurangi hantaran muatan statis di dalam tubuh.
Selamat mencoba !
Sumber gambar :
- http://www.school-for-champions.com
Riza-Arief Putranto, 10 Februrari 2012






threeas
February 12, 2012 at 15:53
o itu tho alasannya.. dulu aku juga pernah ngerasain sih om, tapi ga sampai cari tahu penyebabnya hehehe..
tulisan om bagus oi, bermutu dan ilmiah banget.. emang cocok deh jadi peneliti
Riza-Arief Putranto
February 12, 2012 at 22:35
makasih trias, sering2 mampir, berbagi ide ya
threeas
February 12, 2012 at 23:51
iya ntar akan sering2 mampir om
aish
February 12, 2012 at 22:28
nah mas, di lab saya sering kesetrum daun pintu dan sering juga kaki kursi yg kebetulan terbuat dari logam (setelah duduk lama lalu berdiri) padahal kan nggak habis jalan di karpet, penjelasannya gimana mas? sampai2 sekarang takut sama daun pintu
Riza-Arief Putranto
February 12, 2012 at 22:35
intinya dari listrik statis kan pergesekan dua permukaan dan hantaran muatan. menurutku, dari pergesekan baju sama badan. saran kalo bisa jangan memakai baju serat sintetis karena itu konduktor yang baik. juga kalo buka pintu, coba disentuh-sentuh pakai kaos tangan jangan dipegang pakai tangan kosong