Makanan tidak saja merupakan sebuah kebutuhan, akan tetapi juga salah satu sumber terbesar kenikmatan kita. Traktiran seperti coklat, kentang chips dan minuman bersoda memberikan rangsangan ‘kenikmatan’ pada otak besar yang memanggil kembali untuk mengkonsumsi. Dan, cara penyajian sama pentingnya dengan bahan dasar makanan itu sendiri. Roti dengan coklat kerak umumnya lebih menggiurkan dibanding roti tanpanya.
Dalam beberapa tahun terakhir, makanan, sains dan teknologi telah berkaitan erat satu sama lain. Sebagai contoh, seorang koki berfikiran saintis seperti Harold McGee, Heston Blumenthal dan Ferran Adria (koki terkenal di US) memanfaatkan ilmu pengetahuan untuk mengembangkan masakan baru, yang terkadang mengejutkan (dalam sens positif).




