“Ketika malam tiba, tubuh kita menjadi lelah dan mengantuk” adalah kondisi yang kita lihat di permukaan. Tetapi di belakang layar, rangkaian mekanisme kompleks pada tingkat molekuler, dikendalikan oleh gen-gen kita, bekerja keras untuk mewujudkan kondisi “mengantuk”.
Tulisan ini semoga menjadi informasi berguna untuk mereka yang tertarik pada “kantuk”, terutama para insomnia mania.
Saat ini, peneliti telah berhasil mengidentifikasi sebuah gen bernama Insomniac, yang berperan dalam kondisi “mengantuk” dengan menggunakan sistem model pada lalat buah (Drosophila melanogaster). Dalam biologi molekuler hewan, sistem model yang paling sering digunakan adalah lalat buah, sedangkan pada tanaman menggunakan Arabidopsis thaliana. Adalah Nicholas Stavropoulus, seorang post-doc, dan Michael W. Young, Profesor di Richard and Jean Fisher dan Kepala Laboratorium Genetik di Rockefeller University yang telah melakukan skrining genetik pada lebih dari 21000 lalat buah. Read the rest of this entry »





