RSS

Tag Archives: Riza

TERUSLAH MENDORONG WAHAI PARA CALON DOKTOR

Dalam sebuah obrolan santai malam hari, seorang teman mengajukan saya sebuah pertanyaan. ‘Bagaimana kehidupan PhD ? Pasti lebih susah dari Master (S2) ya ? Saya aja kepontal-pontal ini, untuk S2’. Terus terang saya tidak benar-benar menjawab pertanyaan gadis muda yang baik hati tersebut. Saya menjelaskan padanya sebuah jawaban klise, bahwa dalam PhD semua harus dipikirkan sendiri (pekerjaan lab, menulis dan lain sebagainya). Jawaban saya tidak salah bukan ? Memang demikian adanya.

Sebenarnya saya waktu itu ingin berujar padanya bahwa PhD itu bukan singkatan dari ‘Permanent Head Damage’, akan tetapi sebuah ideologi untuk pushing boundary. Yak, sampai disini pasti diantara pembaca sudah ada yang menggaruk kepala (pusing saya teh, teu ngerti..). Baiklah, akan saya ungkap perlahan demi perlahan.

Read the rest of this entry »

 
3 Comments

Posted by on May 4, 2011 in Cerita

 

Tags: , ,

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 2,351 other followers