BUGIAN, OH SI BULE SEBAGIAN

Lagi-lagi sebuah istilah yang saya peroleh dari pengalaman pribadi. Tepatnya kemarin pagi hari, ketika mata ini masih separuh terbuka dan nyawa ini masih separuh melayang. Saya setiap harinya berkewajiban untuk bangun pagi agar tidak berebut kamar mandi yang letaknya di luar. Maklum, saya tinggal di cité universitaire (red. asrama mahasiswa) dimana kamar mandi dan dapur merupakan area bersama (eittss, jangan terjemahkan bahwa kami bisa sama-sama mandi yah ! Tentu saja tidak begitu.. alangkah gembiranya eh maksud saya berdosanya bila itu dilakukan).

Saya tidak begitu ingat apa yang saya lakukan malam sebelumnya sehingga saya sukar sekali mendapatkan kesadaran pasca bangun tidur. Tubuh ini terasa sangat lelah, dan sangat aduhai, eh maksudnya sangat pegal. Tanpa melihat, saya kemudian meraih alat-alat mandi lengkap : sabun, shampoo, sikat gigi, odol dan lain sebagainya. Ketika shower saya nyalakan, semua terasa sangat menyenangkan.

Saya selalu menyukai bunyi air yang terjatuh dari shower. Saya menunggu beberapa saat agar airnya menjadi panas, maklum, mandi air dingin di musim dingin bukanlah ide yang bagus. Ketika semuanya sudah siap, seperti biasa saya memulai ritual mandi saya, dan menggunakan shampoo yang saya ambil tadi. Saya masih tidak begitu memperhatikan, ketika saya menuangkan shampoo tersebut ke tangan. Dengan santainya, saya mengusap-usapkan shampoo tersebut ke kepala saya, memijat-mijat seperti layaknya orang memakai shampoo.

Saya menyelesaikan mandi tidak berapa lama, lalu mengeringkan rambut saya. Di depan cermin (wahai cermin ajaib, siapakah pria tertampan di dunia? Husshh… maafkan, imajinasi liar saya berkelana), saya masih belum menyadari perubahan pada rambut saya. Maklum, dalam keadaan basah memang belum terlihat. Setelah menyelesaikan semua aktivitas pagi hari, termasuk sarapan saya berangkat ke lab dimana saya bekerja.

Mulailah, saya terheran-heran. Sepanjang perjalanan saya mau memasuki ruangan, banyak kawan melihat kepada saya. Beberapa diantara mereka tersenyum dan berujar “Riza, ça va toi? Bonne apparence !” (red. Riza, baik-baik saja kamu ? Penampilan yg bagus !). Tentu, saya heran, apakah ada yg aneh pada saya ? Perasaan saya memakai pakaian apa adanya, seperti biasa saja. Tanpa bercuriga-isasi, saya melanjutkan pekerjaan saya di lab, hingga sampailah pada suatu waktu ketika saya diwajibkan absen ke toilet.

— saya menjadi two-face untuk beberapa hari —

CTAKK ! Saklar lampu saya nyalakan, dan saya melakukan kewajiban saya. Kemudian, saya berdiri di depan wastafel, mencuci tangan, dan melihat ke cermin. KRAAAAKK ! (suara kaget di dalam otak saya). Saya terdiam beberapa saat, dan menahan diri untuk tidak berteriak, ketika saya melihat RAMBUT SAYA BERUBAH WARNA SEBAGIAN MENJADI MAROON. Tidaaaakkk ! Teriak saya dalam hati, ketika mengetahui bahwa saya menjadi pria brunette (red. rambut brunette).

Sekuat apapun saya coba untuk menghilangkannya, saya tidak sanggup. Oh, asa pun hinggap di benak saya, hati ini gelisah, risau bergejolak (ups, maafkan, agak lebay ini memang). Intinya, selama 5 menit, saya mencoba membasuhnya dengan air, tetapi tidak berhasil. Rambut saya MASIH BRUNETTE. Saya teringat, ternyata telah mengambil shampoo yang salah. Sebuah botol pewarna rambut milik kawan saya tercinta dari lab yang dia titipkan kemarin, telah saya gunakan untuk membasuh mahligai mahkota saya (red. rambut).

Saya kembali ke lab dengan perasaan gundah, akhirnya saya putuskan untuk menggunakan bonet selama saya bekerja.

Malu aku malu ! Oh nasib ya nasib… saya menjadi BUGIAN, Bule Sebagian..

Riza-Arief Putranto, 16 Februari 2010. Sebuah pengalaman aneh dan buruk !

6 thoughts on “BUGIAN, OH SI BULE SEBAGIAN

      • hehe…biar g salah pake shampo lagi…atau jgn kebanyakan mikir kalo lg mandi…bisa bahaya…hahaha

        btw soal pake kaca mata, jadi ingat tingkah lucu alleia, dia trauma sama yg namanya keramas…jd smp skrg jika keramas dia pasti bakal pake kaca mata renang…hhhh

  1. yeee, kalo pake kacamata malah ga bisa liat, dlm uap panas kacamatanya burem ^^

    alleia? hehe.. namanya juga trauma.. tp apa enaknya yah sampoan pake kacamata renang.. ribet..

  2. o ya ya…lupa dink…kalo pake air panas…yang ada malah makin salah ambil yak?? hehe

    alleia? o..o..o…itu si neng geulis yg fotonya srg tak pasang d profil…
    ya…pastinya dia seneng bgt dunk…matanya g perih kena shampo…namanya jg anak usia 4 tahunan suka2 dia hehe…

    • ahahaha.. uniunian bisa aja ^^ kalo gede alleia pasti jd penyelam tuh, sejak kecil dah pake kacamata renang…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s