SEBUAH KISAH BIOLOGI MOLEKULER TANPA HELIKS KOMPLEKS

*Celotehan Anak Manusia untuk Sains*

Sebuah kisah genetika, yang diprakarsai kurang lebih satu abad silam di dalam sebuah kebun tersembunyi dan terkucil di wilayah Monastery di Brno, diakhiri, pada akhir abad ke-20, oleh sebuah proyek sekuensing1 internasional genom manusia (red. Human Genome Project) yang menggerakkan lebih dari ribuan ilmuwan, berpuluh teknologi kelas berat dan rumit dan didukung oleh pendanaan sebesar kurang lebih tiga milyar euros. Komunitas ilmuwan anonim yang meyakinkan pendapat bahwa sekuensing genom manusia  mencerminkan eksploitasi teknologi dan kemajuan pesat dari pengetahuan kita, hanyalah pada kenyataannya merupakan tahap pertama menuju kepada pemahaman lebih baik dari mekanisme fisiologis yang diatur secara genetis.

— urutan basa DNA dalam utas ganda “double helix” —

Pada dasarnya, informasi yang diperoleh hanya dan hanya sebuah kumpulan database dari keseluruhan gen manusia, dan meninggalkan kita tugas untuk memahami organisasi dan fungsi dari genom tersebut. Era genomik sendiri, yang mulai berkembang, pada awal abad ke-21, telah berpindah pada era pasca-genomik atau lebih dikenal sebagai functional genomic yang mana tujuannya adalah untuk mendeskripsi “pesan” yang dibawa oleh gen kita dan mempelajari regulasi ekspresi mereka serta interaksi yang mungkin dengan gen-gen lain.

Era pasca-genomik disebut-sebut sebagai “harapan” dalam penemuan gen-gen yang berperan di dalam penyakit-penyakit monogenik2 dan multifactorial, serta penemuan teknik pengobatan yang beraksi pada target molekuler. Pada pertengahan tahun 90-an, bioteknologi berupa teknik analisis cepat dan global yang mampu mengetahui fungsi sebuah genom, berkembang sedemikian pesatnya. Teknik-teknik tersebut hanyalah berupa chip array, protein array, atau sistem hibridisasi yang membangun plate-forme teknologi analisis medis.

Proyek Genom Manusia tersebut akan mampu menjadi “lahan unik” untuk mempertajam teknologi-teknologi analisis DNA terbaru. Selaras dengan hal tersebut, sebuah kemajuan berarti dalam dunia kesehatan, dapat tercapai jikalau kita mampu menerjemahkan kerumitan genom manusia. Kerumitan tersebut tanpa diragukan kudu dicari diantara interaksi dan regulasi antar gen, juga produk gen (protein, metabolomik3,…). Informasi “raksasa” yang kita peroleh dari hasil sekuensing genom manusia memiliki kemungkinan bersifat “menenggelamkan” (red. terpuruk di dalam kerumitan). Tetapi, sebagaimana sebuah peribahasa diungkapkan :

“Adalah arah yang memberikan informasi sebuah pengetahuan”.

Nantinya, akan tiba saat ketika kita faham, pengetahuan pragmatis dari genom hari ini, dalam beberapa generasi ilmuwan mendatang. Dan, untuk saat ini, genom manusia belum selesai “menceritakan” seluruh rahasianya.

1 a process of determining the nucleotide order of a given DNA fragment
2 an inherited disease controlled by a single pair of genes
3 a study of their small-molecule metabolite (protein) profiles

*Referensi*

Adams MD, Kelley JM, Gocayne JD, Dubnick M, Polymeropoulos MH, Xiao H, et al. 1991. Complementary DNA Sequencing : expressed sequence tags and human genome project. Science, 252: 1651-6.

Ronsin C. 2005. L’histoire de la biologie moléculaire : pionniers & héros. De Boeck Univ. Bruxelles. 106p.

Ingin mengetahui lebih lanjut ? Artikel jujukan online :

http://www.actionbioscience.org/genomic/carroll_ciaffa.html

http://www.scienceonline.org/cgi/reprint/291/5507/1304.pdf

Video online :

Riza-Arief Putranto, 2 April 2010. Tenggelam dalam buku !

5 thoughts on “SEBUAH KISAH BIOLOGI MOLEKULER TANPA HELIKS KOMPLEKS

  1. Berat postingannya kali ini.. Ehm jadi berpikir DNA ama RNA itu apakah seperti micro-micro dari sebuah partikel beton kali ya🙂

    Bagus sekali artikelnya, dapat memberi manfaat buat yang belajar biologi. Good job, Za..

    • tidak berat kok, hanya filosofis.. sesekali lah ya.. lama kalo aku kudu cerita sejarah biomolnya, hehe.. ^^ makasih makasih.. kira2 DNA rumit kalo sudah berurusan dengan yang namanya network of genes, seperti sel, jaringan, dan jadi organ.. begitulah *lg excited baca beberapa buku tebal* ^^ doakan..

  2. iya sih, butuh waktu lama untuk mencernanya🙂 *trias lemotnya makin parah nih🙂 *

    Sip deh, iya di doakan semoga minikmati buku2 tebal itu. biar bisa menambah pengetahuan. Selamat membaca ya🙂

    • makasih.. maafkan kalo bahasan sederhana ku masih rumit juga.. hmm, karena kita tidak berada diperahu yang sama, maafkan. yup, makasih, hari ini masih akan berburu buku2 d’ocassion.. membaca on fire !!!

      • Ga perlu minta maaf kali Za.. Bahasamu dah sederhana ko, trias aja yang ga bisa memahami sesuatu dengan cepat🙂 sesekali perlu juga membaca sesuatu yang berbeda dari ilmu yang aku pelajari,setidaknya menambah wawasan. Selamat berburu buku2 ya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s