KRONOLOGIS. KRONOLOGIS.

‘Bercerita adalah guru yang menyenangkan, dan guru yang menyenangkan akan membawa kepada pembelajaran lebih baik’. Sesuai dengan peribahasa tersebut, maka saya memutuskan untuk bercerita, lebih daripada laporan pandangan mata. Mari kita memutar kembali waktu, dengan saya mencoba menyusun kronologis ini dari awal. Aktornya, adalah saya sendiri.

Introduction :

Saya menjalani magang di salah satu institut penelitian terkemuka di Perancis, yah bolehlah disebut salah satu yang menjalin banyak kerjasama dengan negara dunia ketiga. Magang tersebut diwajibkan untuk mahasiswa tingkat Master tahun kedua, dan dijalankan selama 6 bulan, sebelum melewati presentasi final pada akhir waktu ditentukan. Saya sendiri, dijadwalkan memulai magang tersebut dari Januari – Juni 2010. Berikut adalah palang waktu dan kejadian-kejadian penting.

Objectif :

Berbagi pengalaman.

Résultats & discussion :

Januari 2010.

Minggu 1. Barusan dikabarin prof kalau saya diwajibkan mengulang ujian, hanya karena beliau kehilangan kertas ujian lama saya. Yaiks ! Alhasil, saya memohon izin kepada lab, agar saya dibebaskan dari kewajiban datang ke lab selama 2 hari. Ujian terlaksana, dan prof saya senang. Tetapi, supervisor saya tidak merasakan perasaan yang sama, hehe.

Minggu 2-4. Studi pustaka. Dalam bahasa perancis dikenal dengan ‘étude bibliographique’. Diberikan 1 tema khusus, untuk penelitian saya, dan saya diwajibkan ‘mengorek’ habis tentang itu. Sedikit bocoran, tema saya tentang regulasi pos-transkripsi microRNA pada akar tanaman karet. Pusing tidak? Hehe, sama kalau para pembaca juga pusing membaca judulnya. Gubrak! Setidaknya, 200 jurnal saya habiskan (bukan dimakan ya, maksudnya dibaca tuntas), dan menyusun ‘résumé bibliographique’ sebanyak 15 halaman.

Februari 2010.

Minggu 1. Presentasi hasil resume saya, didepan grup penelitian dimana saya berada. Banyak masukan, tak sedikit pula protes, tidak setuju, kesalahan disana sini. Saya menganggap wajar, walau ada seorang kolega yang benar-benar ingin menjatuhkan saya. Ya sudahlah, begitulah hidup, penuh persaingan, cieee….

Minggu 2. Revisi resume. Supervisor saya turun tangan. Beliau mengarahkan saya pada jalur yang benar, tetapi berbisik pada saya ‘do whatever you feel comfortable with’. Saya mengangguk, dan saya bekerja sedikit melenceng dari jalur beliau, tetapi tujuan kami sama.

Minggu 3. Re-presentasi didepan grup penelitian, hadir satu kolega yang masih terlihat tidak begitu menyukai saya. Terus terang saya malah merasa senang lho tidak disukai oleh dia, hehe, karena membuat saya jadi ingin terus maju. YES! Presentasi berakhir mulus, tidak ada keberatan, resume saya dipuji oleh supervisor, dan bahkan kolega yang saya kira ‘membenci’ saya. PUAS.

Minggu 4. Diskusi bersama grup peneliti dan merumuskan rancangan penelitian saya. Non lapang, hanya menggunakan rumah kaca saja. 80% pekerjaan bersifat laborious, artinya perlu uluran tangan banyak rekan. Dan, 90% menggunakan pipet, alias analisis biologi molekuler.

Maret 2010.

Minggu 1. Bahan tanaman disediakan. Datang khusus dari Afrika dan Indonesia. Saya diwajibkan menjaga mereka tetap hidup, SIAP! Memberi makan mereka, SIAP! Membasahi mereka, SIAP! Dan, mengajak mereka berbicara manakala mereka kesepian. Hmm, yang terakhir ini terkesan lebay.

Minggu 2. Aktivitas ‘kunjungi rumah kaca’ dimulai. Setiap hari, saya memanjakan tanaman-tanaman saya dengan sinar matahari, mengatur kelembaban ruang mereka, membersihkan pot mereka, dan mengukur tekanan darah mereka, ups maaf, maksud saya aktivitas fotosintesis mereka.

Minggu 3. Tanaman saya layu. SAYA TERKEJUT. Usut demi usut, selama akhir pekan, pengaturan otomatis rumah kaca transgenik rusak. Alarm tidak berbunyi sehingga pengawas tidak mengetahui. Suhu ruangan menjadi sangat tinggi dan ‘membunuh’ tanaman. 60% tanaman saya mati. Supervisor saya memiliki satu kata untuk saya, MENGULANG.

Minggu 4. Bosan di dalam ruangan saya, didepan laptop, acapkali malah bermain facebook. Menunggu kiriman tanaman dari Marseille. Terhambat petugas bea cukai, fuuh !

— mengurus tanaman seperti mengurus manusia, handle with care —

April 2010.

Minggu 1. Mengurus tanaman baru. Masalah baru, bahwa material tanaman tersebut terlalu muda. Saya diwajibkan menunggu sekitar 3 minggu, agar mencapai usia fisiologis yang sesuai untuk penelitian saya. YAIKS ! Supervisor meminta saya kembali berburu jurnal ilmiah. Iqro Iqro ! Baca bacalah ! Disisi lain, kloning gen-gen yang akan dianalisis ekspresinya, saya lakukan. Rekor kloning saya pecah ! 48 gen berhasil saya identifikasi. MATEK!

Minggu 2. Saya menyelesaikan introduction dari mémoire (nama dari thesis dalam bahasa perancis). Supervisor mengoreksi. Saya kena kritik. Kata beliau, terlalu banyak ! Walah, kebanyakan ya pak? Maaf deh. Tapi beliau senang, karena bisa dijadikan introduction untuk disertasi saya kalau saya mampu memperoleh beasiswa PhD tahun depan.

Minggu 3. Cuaca di kota Montpellier sedang tidak menentu, begitu pula di sebagian besar daratan Perancis. Tanaman saya tumbuh tidak begitu baik. Dalam bahasa perancis ‘Ca pousse mal’. Bagaimanapun juga penelitian harus dijalankan. Saya dengan segala pertimbangan akhirnya memulai segala pengukuran dan sebagainya.

Mei 2010.

Minggu 1. Tragedi rumah kaca kembali terjadi. Sebuah sistem pengatur kelembaban ruangan rusak, tanaman saya mengalami rontok daun. TIDAK ! Saya memerlukan daun tanaman-tanaman tersebut untuk ekstraksi RNA. Supervisor usul, ulang penelitian.

Minggu 2. SHOCK. Tidak memiliki motivasi. Material tanaman tidak ada lagi. Supervisor juga sedang memeras otak. Kebetulan, masih ada tanaman cadangan yang dibawa supervisor dari kunjungan beliau ke Indonesia. RESTART ! Mengulang kembali yang berarti materi penelitian saya tidak lagi microRNA, tetapi lebih ke functional mapping of gene analysis. Wuih, judulnya sudah membuat saya melayang sekaligus lunglai, haha. Lebay lagi, maafkan.

Minggu 3. Tidak mau kecolongan. Saya mengajukan izin, akhir pekan ini untuk datang ke lab. Dan, benar ! Ketika kerusakan terjadi, saya ADA ! haha.. dan, mengurus secara manual, pengaturan cahaya, air, kelembaban dan sebagainya. Penelitian masih hidup. Saya masih memiliki harapan.

Minggu 4. Isolasi RNA dari daun, batang, akar (4 jenis akar tergantung diameter, dari yang berukuran <1mm, hingga >1cm). 36 sampel, 3 perlakuan, 3 ulangan biologis, 56 botol, 1 liter nitrogen cair, 5 hari tanpa berhenti ultrasentrifugasi overnight. Akhir pekan, tangan saya pegal luar biasa.

Juni 2010.

Minggu 1. Diketahui 6 sampel 2 ulangan tidak ada RNA. TIDAK ! Tanpa 3 ulangan, secara statistik tidak valid nantinya. MENGULANG. Buru-buru ambil 2 tanaman baru, dan isolasi RNA. Alhamdulillah, terkejar. Tengah minggu saya melengkapi sampel, langsung menuju lab, sintesis cDNA, validasi dengan PCR, hingga akhir pekan.

Minggu 2. Dua hari Real Time RT-PCR. 7 plak 384 blok, 500 ml larutan reaksi PCR, ribuan kali aksi memipet (tangan saya luar biasa pegal). Gagal 1 plak, diulang 1 lagi. Setiap PCR menghabiskan waktu 2 jam plus 3 jam persiapan bahan-bahan menggunakan robotic device. Saya sebenarnya masih heran, sudah menggunakan robot juga kok masih lama ya. Kegiatan tersebut disambi mengerjakan mémoire. Dalam dua hari, saya sudah harus selesai. Jumat ini ! Dan, supervisi masih alot.

Conclusion :

Sebuah pelajaran berharga. Bahwa riset itu berisi 90% usaha keras, kegagalan, sakit, jatuh bangun motivasi. Dan, 10% kecerdasan. Hm, maaf ya, saya berikan 90:10 bukan 99:1, karena saya tidak secerdas Thomas Alfa Edisson atau Einstein. Yah, jaga-jaga saja, saya tidak bisa menggunakan 1% saja, haha. Pesan lain adalah, semakin sulit sesuatu itu terlaksana, semakin saya ingin menyelesaikannya, melihat akhir dari tunnel (Ruwadi, et al, 2010).

Mohon maafkan jika saya ngelantur. Bersemangat, bagi semua rekan-rekan yang sedang berada di tengah atau akhir mémoire mereka. YOOOZZ !

Riza-Arief Putranto, 9 Juni 2010. Menunggu koreksi, lebih baik memang menulis. Menjaga keterampilan jari.

4 thoughts on “KRONOLOGIS. KRONOLOGIS.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s