GAYA TULISAN ADALAH KARAKTER

Jika diperbolehkan, saya kepengen sedikit curhat di tulisan ini. Iseng-iseng saya mencoba mengganti gaya tulisan saya yang orang bilang bahasanya terlalu baku. “Masa sih?” kata saya. Tapi tidak mengapa. Dulu malah pernah, seorang kawan yang baik hati dan tidak sombong berujar ke saya, bahwa gaya tulisan saya seperti pohon oak yang berjejer di jalan dan daunnya sedang berguguran. Saya sendiri tidak mengerti maksud adinda yang beropini tersebut.

Tetapi jika dibahas lebih lanjut, saya sendiri setuju lho, bahwa gaya menulis orang itu mencerminkan kepribadiannya. Zaman sekarang tidak sulit kok untuk mengenal seseorang melalui gaya tulisan mereka. Bahkan sudah diberikan fasilitas berupa menjamurnya situs jejaring sosial yang “memanjakan” sifat narsis dan curhatnya orang, seperti yang sedang saya lakukan bersama tulisan ini.

Saya menulis artikel ini karena sedang melakukan aktivitas walkingblog atau jalan-jalan baca blog orang. Dulu saya sering mencibir aktivitas ini dan berujar bahwa ini adalah aktivitas yang tidak berguna. Tetapi, saya kira, ketika kita melakukan walking ke arah yang tepat, informasi yang didapatkan pun ternyata tidak buruk-buruk amat. Bahkan saya malah mendapat ide untuk kemudian menulis.

Dalam kegiatan “jalan-jalan di dunia maya” tersebut, saya tertarik pada blog seorang kawan. Tentu saja untuk menghormati beliau, saya memutuskan untuk anonim saja (padahal sih kalo dikorek-korek ketahuan juga). Seorang kawan lama ini, yang pernah satu kantor sama saya memang jagonya nulis di blog. Seorang penggemar kopi, buku-buku stensilan dan penyuka logat jawa (yang aneh-aneh) yang saya kira merupakan inspirasi saya untuk menulis blog (dahulu). Jujur, sudah lama, bisa dihitung, dalam jangka waktu 3 tahun, saya tidak benar-benar “mampir” ke blog atau situs-situs jejaring sosial beliau. Entah kenapa hari ini, saya menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dan menggunakan waktu saya untuk mengunjungi kembali situs beliau. Saya temukan memang apa yang beliau tulis itu ringan, sederhana tetapi membuat saya betah untuk berlama-lama di situsnya.

Karakter tulisan itu tercermin dan mengingatkan saya bagaimana beliau berteman dengan saya. Tegas, lucu tetapi bermakna (orangnya ge-er kali ya, saya bahas di tulisan ini).

Beberapa kawan lain, saya juga ingat memiliki kemampuan menulis yang bagus. Ada yang jago sekali membuat orang tertawa lewat tulisan (tak lain tak bukan adalah adik kandung sendiri, gokil !). Ada pula yang sederhana, bercerita dan netral (kawan yang itu). Kemudian, ada pula yang jago membuat cerita menyedihkan (kayaknya hobi kawan saya yang satu ini menangis deh, haha). Kemudian, tidak jarang ada yang menulis rumit sekali, penggunakan gaya bahasa sastra (sepertinya pengikut Lingkar Pena). Kemudian, ada yang menulisnya bergaya nasionalis (isi tulisannya pokoknya “bangun negeri”, merdeka !).

Saya menghormati dan mengagumi setiap bentuk dan gaya tulisan mereka. Membuat saya juga berfikir, ternyata cara seseorang memandang dunia ini memang berbeda dan unik. Menarik! Saya menantang kawan-kawan saya tersebut, yang tersindir ataupun tidak, haha, untuk kembali menulis. Jangan biarkan blog kalian kosong! Karena gaya tulisan yang berkarakter itu bisa menginspirasi orang lho…

Riza-Arief Putranto. Kebanyakan makan tahu gejrot.

4 thoughts on “GAYA TULISAN ADALAH KARAKTER

  1. jadi pohon oak itu maksudnya mungkin sama kayak jadi menara gading ya mas..?

    untungnya udah sadar, berterimakasihlah pada teman mas hehe

    *it’s blogwalking NOT walkingblog🙂

    • iyup, boleh dikatakan demikian… hehe, terima kasih koreksinya.. maklum sering ga inget istilah2 keren :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s