RASA INGIN TAHU

Berapakah jumlah tepat densitas nukleus dari sebuah atom? Berapa kecepatan cahaya dibutuhkan untuk manusia melakukan perjalanan ke galaksi andromeda ? Kenapa buah tomat berubah warna dari hijau menjadi merah ?

Sejumlah pertanyaan tersebut merupakan gambaran bagaimana kita diberikan rasa ingin tahu yang besar. Saya terutama percaya bahwa tidak ada yang namanya orang pandai atau bodoh. Di mata saya lebih kepada orang malas atau rajin. Namun yang lebih tepat sepertinya dengan mengatakan bahwa mereka yang memiliki rasa ingin tahu yang besar, merekalah para penemu yang hebat.

Newton menyadari adanya gravitasi via kejadian jatuhnya apel dari pohon. Archimedes dengan hukum Matematika-nya ditemukan ketika dia sedang berendam di bak mandi. Eratosthenes, pencipta kata Geografi, menemukan cara mengukur jarak dari satu tempat ke tempat lain di bumi ketika sedang melihat bayangan matahari pada sebuah tongkat dan melakukan ekstrapolasi untuk menghitung jarak Alexandria dengan Sweneth.

It is being said that simple ideas lead to great scientific discoveries, sebagaimana diungkapkan Adam Savage. Adam bukanlah seseorang yang bergelut di bidang sains namun dia memiliki rasa ingin tahu yang besar. Adam dalam dialog TED-Ed pernah berkata :

This is what really gets me going about science. Whenever I’m having trouble understanding a concept, I go back and I research the people that discovered that concept. I look at the story of how they came to understand it. And what happens when you look at what the discoverers were thinking about when they made their discoveries is you understand that they are not so different from us. We are all bags of meat and water. We all start with the same tools. I love the idea that different branches of science are called fields of study. Most people think of science as a closed, black box, when in fact it is an open field. And we are all explorers. The people that made these discoveries just thought a little bit harder about what they were looking at, and they were a little bit more curious. And their curiosity changed the way people thought about the world, and thus it changed the world. They changed the world, and so can you.”

Jadi, apapun yang sedang anda alami sekarang. Merasa stuck  di sebuah kondisi? Tidak menemukan jawaban dari analisis yang sedang anda lakukan ? Merasa menghabiskan waktu berjam-jam di laboratorium tanpa hasil yang jelas? Well, maybe it is time to stop being complicated and think simple. But most importantly, be curious.

Riza-Arief Putranto, 14 September 2012.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s