KETIKA LUCY SPRAGGAN BERCERITA

Semua orang tentu tidak asing bukan dengan sebuah acara televisi bernama “The X-Factor” yang membawa tema mencari penyanyi berbakat seperti “(Negara) Idol”, “(Nama negara) Got Talent”. Beberapa penyanyi ternama dan terkini lahir dari ajang pencari bakat ini seperti Kelly Clarkson (American Idol Season 1), Susan Boyle (British Got Talent 2009), Adam Lambert (American Idol Season 9), Cher Lloyd (The X-Factor UK 2010) dan masih banyak yang lainnya.

Dari banyak penyanyi dengan bakat luar biasa tersebut, saya menyukai satu diantara mereka. Saya melihat seseorang bernama Lucy Spraggan tampil di “The X-Factor UK 2012”. Bagi saya dia berbeda dengan para penyanyi pada umumnya. Bakatnya bernyanyi dan mengolah kata-kata menjadi cerita merupakan nilai plus yang tidak dimiliki banyak penyanyi pada umumnya. Jika boleh membandingkan, saya melihat sosok rocker dari grup band “Gun’s and Roses”, Axle Rose, didiri Lucy. Sosok para pencipta lagu yang mampu menggerakkan orang lain, menyentuh perasaan dan sekaligus menghibur mereka.

Saat audisi Lucy sukses menampilkan lagu ciptaannya sendiri yang lucu. Bercerita tentang bagaimana minuman keras berhubungan dengan kondisi percintaannya dengan sang kekasih. Saya sangat menyukai gayanya dalam menyampaikan lagu. Kemudian, Lucy kembali bercerita dalam lagunya yang berjudul “Tea and Toast” ketika Bootcamp sebelum seleksi akhir. Lagu ini sungguh menyentuh dan merupakan kisah nyata yang Lucy lihat. Gosip mengatakan kisah ini berasal dari temannya sendiri.

“Tea and Toast” bercerita tentang seorang pria bernama Tom yang lahir pada tahun 1942 dan hampir tidak berhasil hadir di dunia. Kehadirannya di dunia dibayar mahal dengan meninggalnya sang ibunda. Hingga ayah Tom tidak dapat menerima kenyataan dan menyalahkan Tom atas kematian istrinya. Hidup Tom diliputi banyak kesedihan, namun dia selalu mengingat nasihat ibundanya yang dia ketahui dari ayahnya. Ibundanya selalu bilang bahwa :

“Ketika langit (hidup) terlihat gelap sayang dan hatimu kehilangan harapan. Setelah gelap terbitlah matahari, dan semua debu akan hilang. Langit akan menjadi cerah, sayang. Aku (Mama) akan bangun dengan mereka yang kusayang. Dan di pagi hari, akan kubuatkan teh hangat dan roti”

Waktu pun terus berjalan hingga Tom dewasa dan berkenalan dengan seorang gadis. Gadis tersebut akhirnya melahirkan anak Tom. Tom khawatir mengenai masa depan wanita yang dicintainya dan sang bayi. Dia bekerja sangat keras untuk menghidupi keduanya. Setiap kali Tom dalam kesulitan, sang istri berujar “Aku belum pernah bertemu Mama kamu, tapi kamu selalu cerita tentang dia. Dan aku yakin melihat kondisi kita dia akan bilang begini : Ketika langit (hidup) terlihat gelap sayang dan hatimu kehilangan harapan. Setelah gelap terbitlah matahari, dan semua debu akan hilang. Langit akan menjadi cerah, sayang. Aku (Mama) akan bangun dengan mereka yang kusayang. Dan di pagi hari, akan kubuatkan teh hangat dan roti”. Mendengar kalimat istrinya Tom kembali bersemangat dan terus menjalani hidup.

Empat puluh tahun kemudian, sang istri tergeletak di rumah sakit karena sebuah kecelakaan. Tom mencemaskan kondisi istrinya. Putri mereka yang sudah berkeluarga datang dan membisikkan kepada Tom, “Ayah, aku tidak tahu jika Mama bisa mendengarmu sekarang tapi ada satu hal yang dia ingin katakan padamu : Ketika langit (hidup) terlihat gelap sayang dan hatimu kehilangan harapan. Setelah gelap terbitlah matahari, dan semua debu akan hilang. Langit akan menjadi cerah, sayang. Aku (Mama) akan bangun dengan mereka yang kusayang. Dan di pagi hari, akan kubuatkan teh hangat dan roti”.

Terkadang cerita dapat berasal dari mana saja. Lagu, puisi bahkan sebuah papan pengumuman di jalan. Saya berharap Lucy terus bercerita. Inspirasi seperti ini adalah apa yang membuat kita (manusia) menghargai hidup dan terus bersyukur.

Jika pembaca tertarik untuk mendengar lagunya silahkan “play” disini :

Lirik dapat diakses disini.

Sumber gambar : i1.mirror.co.uk

Riza-Arief Putranto, 2 Oktober 2012. All copyright goes to Lucy Spraggan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s