KENAPA MANUSIA MENGKONSUMSI MINUMAN BERALKOHOL

Mengkonsumsi minuman beralkohol merupakan budaya yang lumrah di Eropa, sama halnya di benua lain seperti Australia, Amerika dan Asia. Sering kali ketika kita berjalan-jalan sore di kota-kota di Eropa melihat banyaknya orang-orang duduk di bar atau café untuk sekedar menikmati segelas bir atau anggur. Seringkali kawan-kawan yang tidak mengkonsumsi minuman beralkohol bertanya, “apa sih enaknya?”. Bahkan beberapa kawan yang mengkonsumsi berujar bahwa minuman itu pahit rasanya. Lalu kenapa ya, manusia mengkonsumsi minuman beralkohol ?

Pertanyaan yang harus diajukan pertama adalah : “kenapa manusia bisa mengkonsumsi minuman beralkohol ?”. Adalah sebuah enzim yang bernama Alkohol dehidrogenase 4 (ADH4) yang membuat manusia mampu mengkonsumsi alkohol. Enzim tersebut berfungsi untuk memecah etanol (bentuk lumrah alkohol dalam minuman) menjadi aldehid atau keton yang merupakan senyawa untuk metabolisme tubuh. Etanol yang sering dikonsumsi dalam minuman termasuk zat toksik karena sifatnya yang dehidratif (menyedot air). Enzim tersebut secara alami berada di esofagus (saluran pencernaan atas), lambung dan usus (saluran pencernaan bawah). Jadi keberadaan enzim tersebut melindungi manusia dari bahaya keracunan alkohol di dalam darah dan membuat kita bisa mengkonsumsi minuman keras (dalam batas wajar).

Lalu sebenarnya, sejak kapan sih budaya minum alkohol itu ada ? Tidak ada yang tahu dengan pasti kapan pertama kali minuman keras diciptakan. Ada yang bilang sejak bangsa Mesopotamia menciptakan bir kira-kira 6.000 tahun silam sebelum bangsa Mesir. Data arkeologi kuno membuktikan bahwa mungkin lebih jauh lagi, pada zaman batu Neolitik (12.000 tahun silam), manusia neo sudah menemukan dan mengkonsumsi alkohol. Alkohol secara alami memang diproduksi oleh alam melalui proses fermentasi buah atau tanaman.

Fakta lain menunjukkan bahwa manusia bukan satu-satunya primata yang mengkonsumsi minuman beralkohol. Melalui penelitian perilaku monyet dan gorila pada tahun 1990, Ervin dan kolega yang berusaha memahami sifat adiktif pada minuman alkohol menunjukkan bahwa monyet vervet memiliki kecenderungan mengkonsumsi minuman fermentasi. Pada penelitian lain, monyet rhesus memperlihatkan kecenderungan mengkonsumsi buah terfermentasi dan mengandung alkohol ketika dalam kondisi stres di alam.

Kecenderungan primata termasuk manusia mengkonsumsi minuman beralkohol memang sudah ada di dalam gen selain secara budaya sudah ada sejak zaman dahulu kala. Keberadaan enzim pencerna alkohol secara alami melindungi dari bahaya alkohol di dalam tubuh sekaligus memberikan “kemungkinan” untuk menikmatinya. Itu sebabnya kita bisa mengkonsumsi juga buah seperti durian, tape atau makanan ringan brem tanpa mengalami efek samping berbahaya.

“Mari mengkonsumsi sesuatu itu sewajarnya”

Bacaan lebih lanjut :

Ervin et al., 1990. Voluntary consumption of beverage alcohol by vervet monkeys: Population screening, descriptive behavior and biochemical measures. Pharmacology Biochemistry and Behavior 36 (2) : 367-373. http://dx.doi.org/10.1016/0091-3057(90)90417-G.

Wayman, Erin. 2013. Origins of alcohol consumption traced to ape ancestor. Science News. http://shar.es/j4zWZ

Hanson, David J. 1995. Preventing Alcohol Abuse : Alcohol, Culture and Control. Wesport, CT: Praeger. http://www2.potsdam.edu/hansondj/Controversies/1114796842.html.

Viegas, Jennifer. 2006. Drunk Monkeys Mirror People. Animal Planet News. http://animal.discovery.com/news/briefs/20060508/drunkmonkeys.html.

Sumber gambar : www.sandrocastelli.com

Riza-Arief Putranto, 28 Februari 2013.

6 thoughts on “KENAPA MANUSIA MENGKONSUMSI MINUMAN BERALKOHOL

  1. hehe.. baru diskusi tadi tentang alkohol… seorang teman bertanya kepadaku “kenapa aku jamais konsumsi alkohol?” katanya lagi, “baiknya aku minum alkohol untuk sekedar tahu rasanya dan effeknya”.. jawabku singkat “je ne suis pas intéressée” … dan la discussion s’arrête …akhirnya aku tahu kalau jawaban itu sakti ..

    • Nah, sekali-kali kudu makan tape yah biar enzim ADH4-nya berfungsi, ga baik dibiarkan menganggur😉 semangat selalu..

    • Ga ada yah, perlu invasi produk alkohol Indonesia nih, supaya mereka (bule) tidak mengkonsumsi anggur terus😉

  2. Pengen tau rasanya mabuk, dan atas nama rasa penasaran… maka saya beli minuman beralkohol yang bebas dijual di minimarket mskpn kadar alkoholnya ga terlalu tinggi hha

    • Terima kasih Rayindra sudah mampir. Semoga tidak sampai mabuk ya, karena jumlah alkohol berlebihan tidak baik untuk kesehatan. Semangat dan sukses selalu..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s