BRIOCHE DOREE

Siapapun yang pernah ke Prancis pasti mengenal Café Brioche Dorée (BD). Logo café yang unik berupa lingkaran elips berwarna merah dan bertuliskan “Brioche Dorée” menjadi ciri khas tersendiri. Nama café tersebut diambil dari brioche (diucapkan [briosh]) yang merupakan sebuah roti diperkaya kandungan telur dan menteganya yang tinggi untuk menghasilkan remah roti yang kaya dan lembut. Roti ini agak mengembang sesuai proporsi mentega dan telur serta karena memiliki kulit berwarna keemasan (dalam bahasa Prancis : dorée), kemudian lebih dikenal dengan brioche dorée (brioche keemasan).

Sama seperti halnya beberapa café “saingan” seperti Paul atau Coffea, BD menyediakan berbagai minuman hangat ringan (kopi, teh, coklat) dan roti khas Prancis (croissant, pain aux chocolats, pain aux raisins hingga roti brioche). Dengan harga terjangkau, café ini sering menjadi tempat nongkrong étudiant (pelajar) untuk sekedar beristirahat dan goüter (ngemil sore hari) atau sembari mengerjakan tugas kuliah.

Kenapa saya bercerita tentang café BD ini? Selain café tersebut merupakan tempat favorit nongkrong, saya memiliki kebiasaan unik. Sejak 5 tahun terakhir, setiap tahunnya saya selalu mendapat kesempatan untuk berlibur ke Indonesia. Ketika saya kembali ke Prancis, saya selalu menyempatkan pergi ke café tersebut dalam jangka waktu 1 minggu sejak kedatangan kembali. Jika hal ini saya tunda lakukan, saya merasa seolah belum kembali ke negeri Anggur ini.

Pernah suatu ketika saya menunda melakukan kunjungan ke café BD ini pada tahun 2010. Perasaan saya tidak menentu selama 2 minggu. Tentu saja, itu merupakan sugesti. Entah kenapa ya? Café ini sepertinya sudah seperti menjadi tempat zen saya. Manakala sedang dalam suasana hati kurang baik, saya selalu kemari untuk refreshing.

Di kota Montpellier, sebuah café BD yang terletak di Rue de la Loge termasuk yang nyaman dan yang paling sering saya kunjungi. Kita bisa duduk di lantai 2 berdekatan dengan jendela dan menikmati lalu lalang orang di jalanan. Saya sangat menikmati momen ini terutama ketika musim panas. Segelas jus buah dan crêpes chantilly, alangkah nikmatnya.

Hari ini saya mengunjungi café ini setelah beberapa hari yang lalu tiba dari Indonesia. Yak, tubuh saya sudah menerima secara “resmi” bahwa saya sudah kembali. Et oui, je suis de retour (dan ya, saya sudah kembali).

Sumber gambar :  http://www.frogest.it/

Riza-Arief Putranto, 20 April 2013. 

2 thoughts on “BRIOCHE DOREE

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s