PERASAAN KETIKA TINGGAL DI LUAR NEGERI

Bulan ini genap memasuki tahun kelima tinggal di Negeri Paman Napoleon. Sudah Ramadhan keempat saya lalui setiap musim panas dengan rentang waktu puasa 17-20 jam-an per harinya. Sudah 2 tahun 7 bulan saya berpisah dengan istri dan keluarga dan rasanya masih harus bersabar sedikit lagi hingga tahun depan. Kesabaran sudah harus menjadi bagian dari diri saya, karena sudah selama ini ternyata saya bertahan di kota Montpellier. Bahkan Prancis sudah terasa seperti rumah kedua yang mana akan saya rindukan manakala kembali ke Indonesia nanti.

No movement can afford to be caught in a time warp and exist in a state of suspended animation – Theodore Bikel.

Bagi sebagian orang, tinggal di luar negeri itu identik dengan kenyamanan, kemapanan dan bahkan kekayaan. Sebenarnya tidak begitu adanya. Saya kira sebagian rekan-rekan saya yang tinggal di berbagai negara asing akan meng-iya-kan kalimat ini. Yang pasti tinggal di luar negeri itu sama berjuangnya dengan hidup di Indonesia.

Sore tadi menjelang berbuka, saya iseng membuka halaman Facebook dan Twitter untuk melihat status teman-teman saya dari SMP, SMU dan kuliah S1 dahulu. Senyum simpul kerap menghiasi wajah saya, manakala status-status “nakal” terpampang di wall mereka. Namun, kemudian saya menyadari satu hal. Beberapa teman saya sudah meniti karir hingga jauh. Ada yang kini menjadi manajer dan menjadi pionir di sebuah bisnis waralaba terkenal di Indonesia. Ada yang menjadi pengusaha mebel dan sukses mengekspor ke luar negeri. Ada yang sudah menjadi Ibu atau Bapak Rumah Tangga yang mengayomi keluarga. Ada yang sudah duduk dalam kursi DPR. Kesuksesan memang ukurannya macam-macam, namun di mata saya mereka sudah “sukses”.

Lalu saya ? Rasanya kok berhenti disini-sini saja ya. Inilah perasaan yang mungkin dirasakan mereka yang tinggal di luar negeri. Waktu serasa stagnan dan lambat, sementara di Indonesia seolah waktu seperti dalam mode dipercepat. Namun sesungguhnya itu adalah ilusi, seperti ketika kita menaiki USS Entreprise di Star Trek dan melewati gugusan bintang dalam kecepatan warp. Waktu terlihat cepat dari dalam pesawat, namun sesungguhnya bintang tersebut berjalan dalam waktunya sendiri.

Rumput kita memang tidak selalu sama hijau atau lebih hijau dari tetangga. Dalam hal ini bersabar dan bersyukur memang satu-satunya solusi. Saat ini saya sedang menunggu giliran untuk memasuki mode warp jika nanti saya kembali ke Indonesia. Melihat “kesuksesan” teman-teman di Indonesia, rasanya saya tidak mau kalah. Tidak ada kata terlambat untuk mengikuti jejak mereka. Jika mereka menjadi ahli di bidang pekerjaan mereka atau hal yang mereka tekuni, saya akan mencoba juga menjadi yang terbaik di bidang saya. Ya, mari selesaikan apa yang kita mulai.

H-3 sebelum Lebaran, sudah saatnya menjadi pribadi yang terus bersemangat.

Sumber gambar : http://scifi-real.com/

Riza-Arief Putranto, 6 Agustus 2013

4 thoughts on “PERASAAN KETIKA TINGGAL DI LUAR NEGERI

  1. Semangat Mas Riza..
    Saya sering merasakan hal yg sama. Waktu lambat dan tidak beranjak ke mana. Dalam pengertian relativitas yang diperluas, mungkin ini yang orang Jawa sebut “Sawang sinawang”. Pengamat dan pelaku selalu merasakan hal yang beda.. bahkan termasuk soal pergerakan waktu🙂 Semoga segera rampung.. saling mendoakan🙂

    • Iya Bli Andi, saling mendoakan saja. Memang ini pilihan yang sudah diambil. Semoga Bli juga segera menyelesaikan tugasnya di belahan bumi sana🙂

  2. Semangat terus mas Riza, rasanya semua kesulitan dll yang mas alami, saya pastikan juga dialami rekan-rekan seperjuangan kita yang lagi jihad menuntut ilmu mas. Salam dari St. Nazaire, France.

    • Mari saling support. Semangat juga untuk Abdul dan kawan-kawan di Saint Nazaire. Amiin, semoga segala kesulitan akan berbuah pada akhirnya. Salam dari rekan-rekan Montpellier😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s