BENDA-BENDA YANG PALING DIINGINKAN SAAT LDR

Menjalani peran menjadi pelajar di luar negeri tidak semata-mata selalu menyenangkan. Tidak pula semua pelajar bisa dan mampu membawa keluarga (istri dan anak) ikut bersama karena satu dan lain keadaan. Itulah sebabnya hubungan jarak jauh atau yang lebih dikenal dalam bahasa aslinya long distance relationship (LDR) menjadi hal wajar di kalangan para pelajar tersebut. LDR yang saya maksud disini mencakup tidak hanya kepada kekasih namun juga keluarga.

Pada tahun 80-an, pelajar yang meninggalkan keluarga mereka di Indonesia sudah barang tentu mengalami keterbatasan komunikasi. Disamping biaya telpon mahal, keberadaan internet saat itu belumlah semudah hari ini. Pada masa sekarang ini, bentuk LDR sudah tidak lagi seperti dahulu. Jaringan internet yang luas dan cepat membuat jarak seolah tak berarti dalam hal komunikasi. Bermunculannya puluhan socmed seperti Skype, Facebook, Viber, Meebo, YM, Gtalk, Voip semakin memberikan angin segar bagi yang haus akan komunikasi jarak jauh.

Akan tetapi, ada satu pernyataan yang berlaku sama baik untuk LDR zaman dahulu atau zaman sekarang. Teknologi komunikasi tidak dapat menggantikan kehadiran fisik. Beberapa orang bilang bahwa physical presence does matter sama halnya seperti mengucapkan body language tells everything than thousand words are. Oleh karena itu di tengah teknologi yang mumpuni, kegalauan bagi mereka yang LDR masih menjadi pemandangan wajar.

Akhir-akhir ini saya sering mendengar lelucon dari rekan-rekan pelajar tentang benda-benda yang mereka paling inginkan saat ini, terkait status LDR. Bagi sebagian orang, benda-benda tersebut sudah tidak asing lagi. Berikut merupakan tiga benda yang paling diminati :

Pintu Kemana Saja dari Doraemon

Pintu ini digunakan Doraemon untuk menuju tempat apapun di waktu kapanpun. Ketika para pelajar sedang rindu kerabat atau kekasih hati, pada umumnya akan berceletuk “andai kita bisa menemui Doraemon dan meminjam Pintu Kemana Saja-nya ya”. Saya sangat yakin jika memang pintu sejenis ini dapat diciptakan di masa yang akan datang, manusia di muka bumi ini tidak akan memerlukan pesawat terbang lagi dan sistem imigrasi akan berubah secara drastis.

Karpet Terbang dari Aladin

Karpet Terbang dari Persia ini memang kurang populer di bandingkan Pintu Kemana Saja, akan tetapi fungsi utamanya masih bisa digunakan sebagai alat transportasi. Karpet Terbang Aladin diperkirakan berusia ribuan tahun dan memiliki kekuatan mistis. Karpet tersebut bisa menjelajah bumi sama seperti kecepatan pesawat terbang. Hanya seorang dari sahabat saya yang pernah memimpikan memiliki karpet seperti ini.

Teko Ajaib dari Tondekemon

Masih ingatkah pembaca sekalian dengan sebuah animasi pada tahun 90-an ? Dalam versi Indonesia animasi tersebut berjudul Time Travel Tondekemon. Sebuah kalimat yang tidak akan bisa kita lupakan yaitu “Bidip, bidip… terbang terbang terbang, teko ajaibbb..”. Sang Teko kemudian mengeluarkan cahaya dari ujung mulut teko dan membuka portal waktu. Dengan menggunakan portal tersebut, kita mampu menjelajah ke berbagai waktu yang berbeda. Jika digunakan dalam mengatasi masalah LDR, teko tersebut tidak mampu menjadi solusi langsung, karena merupakan mesin waktu. Namun dengan cara cerdik, kita bisa menggunakannya untuk pergi kemana saja dan hanya berselang waktu sedikit misal 5 menit sebelum atau sesudah.

Benda-benda tersebut tentu saja imajiner dan tidak nyata. Mungkin suatu saat nanti bisa diciptakan oleh manusia. Yang pasti, dibalik semua rasa gelisah dan rindu yang berawal dari LDR, pada akhirnya pribadi masing-masing yang harus mampu mengendalikan diri sendiri dan mengubahnya menjadi energi positif. Bagi pembaca yang sedang LDR, benda manakah yang paling diminati ?

Sumber gambar : http://1.bp.blogspot.com/

Riza-Arief Putranto, 22 November 2013

4 thoughts on “BENDA-BENDA YANG PALING DIINGINKAN SAAT LDR

  1. Tahun 80an waktu bapak saya menjadi pelajar juga di Prancis … Ada teman mereka yang menemukan cara gimana telpon ke Indonesia gratis. Jadi sekali tiap bulan mereka ngantri buat telepon ke Indonesia. Btw … mereka anak2 Univ. Montpellier tahun 80an ..😀

    • Sungguh nostalgia yang luar biasa dan seru. Perjuangan zaman dahulu tentu berbeda dengan sekarang. Sekarang ini, sebagian besar forfait telpon Prancis menawarkan hubungan internasional gratis. Terima kasih sudah mampir Mas Joy🙂

      • Dibandingkan dengan sekarang memang berat. Malah waktu bapak saya mau jemput kami buat kesana saya sembunyi dan membutuhkan waktu untuk mengenalnya lagi.

        Saat ini keluarga kami masih terpisah dengan jarak dan waktu, Saya istri dan dua putri di Lille sedang dua anak cowok masih di Manado. Mudah2an dalam waktu dekat bisa bersatu lagi🙂

        Walau sudah ada Skype tetap pertemuan fisik diperlukan.

        Btw … saya selalu mengikuti blog Mas Riza😀

      • Saya setuju Mas Joy. Pertemuan fisik tetap penting. Mari terus semangat untuk menyelesaikan kewajiban di LN ini. Saling mendoakan dan semoga semua lancar, amiin. Terima kasih pula sudah selalu mengikuti blog, ambil manfaatnya mas, yang jelek dibuang saja🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s