KEBAIKAN DALAM BERBUAT BAIK

Hari ini, saya pulang larut. Satpam dari laboratorium terpaksa mengusir saya karena memang sudah peraturannya demikian. Beberapa laboratorium di Prancis memang ada yang buka 24 jam, namun sebagian lain mengikuti aturan untuk keselamatan dan tutup pada pukul 20h.

Walaupun saya sibuk di laboratorium, saya sempat mengikuti berita tentang Nelson Mandela dan membaca artikel blog milik seorang kawan. Tulisan yang sederhana namun bagus. Jujur, dua hari terakhir, tubuh saya sedang tidak dalam kondisi baik. Setelah sempat bergelut dengan sakit gigi dua minggu terakhir, kini saya dihampiri flu dan batuk. Saya berfikir bahwa kondisi fisik saya memang sedang lemah sehingga virus-virus silih berganti mampir dan menyapa tubuh ini. Biarlah tak mengapa, dengan banyak air putih, buah dan istirahat, saya kira mereka akan segera pergi.

Saya berjalan gontai sore ini karena tubuh yang lemas. Bersyukur bahwa eksperimen besar saya hari ini dapat terselesaikan. Bulan sabit malam ini terlihat indah diantara bayangan hutan Montmaur di Agropolis. Langkah kaki saya terhenti. Di depan halte bus, saya melihat seseorang kebingungan. Seorang wanita paruh baya yang berulang kali memegang kepala seraya berteriak “C’est pas possible” (Tidak mungkin).

Jujur, tubuh saya memaksa saya segera kembali ke apartemen yang hanya berjarak 10 menit berjalan kaki dari laboratorium. Ingin segera merebahkan punggung ini kepada kasur yang hangat. Namun, hati saya berontak. Saya mendekati wanita tersebut untuk menanyakan apa yang terjadi dan apa yang bisa saya bantu. Wanita tersebut menjelaskan dalam logat Prancis selatan, “Ah, jeune homme, j’ai perdu mes lunettes et sans lesquelles je ne peux pas voir, tout est flou. S’il te plaît mon petit, si tu peux m’aider ” (Ah, anak muda, saya kehilangan kacamata dan tanpa itu saya tidak bisa melihat, semua kabur. Tolonglah nak, jika kamu bisa membantu). Saya menjawab, “Bien sûr madame, vous restez calme et vous me dites où vous étiez avant d’arriver là. Je vais balayer la rue où vous êtes passée” (Tentu saja madame, anda tetap tenang dan bilang kepada saya darimana anda tadi datang. Saya akan memeriksa jalan dimana anda lewat). Dengan perlahan beliau menjawab, “Je viens du zoo et j’attends le bus pour arriver à Montferrier” (Saya tiba dari kebun binatang dan menunggu bus untuk ke Montferrier). Saya kemudian mempersilahkan madame tersebut menunggu dan buru-buru berjalan ke arah kebun binatang yang letaknya 1 km dari laboratorium.

Tanjakan melewati hutan Montmaur itu terasa berat, namun janji adalah janji. Saya akhirnya menemukan kacamata madame tersebut di trotoar tidak jauh dari kebun binatang. Saya bergegas turun karena jam sudah menunjukkan pukul 20h30. Bus terakhir menuju Montferrier adalah pukul 20h45. Saya memaksakan diri dengan berlari dan berhasil memberikan kacamata tersebut kepada wanita tersebut. Alhamdulillah, beliau masih kebagian bus terakhir. Saya melihat beliau naik bus sambil tersenyum. Nafas terengah-engah dan terbatuk-batuk. Namun entah kenapa, kaki saya tidak lagi gontai. Punggung saya terasa ringan.

Mungkin ini yang dimaksud “setiap pribadi berbuat kebaikan” yang diungkapkan artikel kawan saya tersebut. Saya tiba di apartemen kelelahan. Sebuah teh hangat segera menyambut tenggorokan yang kering. Kesempatan berbuat baik itu banyak, namun terkadang kita memilih untuk tidak melakukannya. Padahal berbuat baik itu ternyata tidak hanya membawa kebaikan kepada yang ditolong namun juga si penolong. Tiada maksud apapun dalam tulisan ini, murni berbagi cerita.

Sumber gambar : http://www.stonebriar.org/

Riza-Arief Putranto, 6 Desember 2013.

One thought on “KEBAIKAN DALAM BERBUAT BAIK

  1. Pingback: CIUM BALAS DENGAN CIUM | Chez Putranto

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s